Telpon: 021-77888609
Kantor: Jl. RM. Sudiyanto No.111 - Depok
blog img

Persyaratan Dasar dalam Konstruksi Kolam Renang

Kolam renang dibangun dengan beton sebagaimana bahan untuk perumahan dan juga hotel, klub dan sekolah. Material beton telah terbukti menjadi salah satu material tahan lama yang paling cocok untuk konstruksi ini.

BACA : Cara Mengatasi Kolam Renang Berbusa, Berkabut dan Berwarna Hijau

Persyaratan dasar untuk konstruksi kolam renang adalah:

1. Diperlukan beton kolam renang yaitu pada lantai kolam renang dan dinding agar kuat dan kokoh.

2. Beton kolam harus dirancang dan dibangun sehingga mereka memiliki keketatan air yang baik. Kondisi ini harus disesuaikan agar kolam aman ketika kolam penuh atau sebagian terisi.

Beberapa kolam renang dapat dibangun di bawah permukaan air. Ini menuntut beton kolam kedap air yang lebih tinggi untuk menahan penetrasi dan infiltrasi air tanah.

pengecoran kolam renang

3. Lantai dan permukaan dinding di bagian dalam kolam renang harus benar-benar selesai dengan bahan yang halus, cukup tahan dan menarik.

Ini harus memungkinkan pembersihan permukaan dengan mudah. Air di dalam kolam harus memiliki standar kejernihan dan kemurnian yang tepat.

4. Kolam harus memiliki jalan setapak yang mengelilingi sekeliling kolam. Lebar jalan harus 1,5 m pada nilai minimum, ini bisa memakai Grill.

Jalan setapak ini harus dilengkapi dengan bahan anti selip yang mudah dibersihkan dan tahan lama.

5. Untuk kolam yang digunakan oleh anak kecil dan bukan perenang, harus ada ketentuan untuk langkah-langkah keamanan di sekitar dinding.

Lokasi anak tangga tidak boleh lebih dari 900mm di bawah permukaan air. Susunan ini ditunjukkan pada gambar-1.

model tangga kolam renang

6. Ketentuan untuk papan loncat didasarkan pada asosiasi renang di wilayah tersebut. Ini bervariasi jika kolam dipasang untuk kompetisi menyelam.

Detail Konstruksi untuk Kolam Renang Hunian

Campuran batu dari pasir, semen, fly ash, batu bata, dan air yang disemprotkan di atas baja yang diperkuat adalah prosedur yang digunakan untuk pembangunan kolam perumahan.

Jika konstruksi dilakukan di area tanah di mana terdapat tingkat yang lebih tinggi dari tabel air dan infiltrasi air tanah, lapisan vinyl liner dengan back up struktural disediakan. Bentuk yang digunakan untuk pembangunan kolam perumahan tidak terbatas yang berada dalam batas keamanan.

Kolam Terbuka dan Kolam Tertutup untuk Hotel, klub, dan Sekolah

Konstruksi kolam terbuka memiliki pilihan terbatas karena sebagian besar dibangun di sebidang bangunan yang sama. Dalam hal kolam yang dibangun untuk sekolah, ada pengecualian karena kolam ini dibangun sebagai bagian dari fasilitas tanah.

Pertimbangan dasar yang diambil untuk pembangunan kolam terbuka adalah sebagai berikut:

Posisi kolam harus sedemikian rupa sehingga menerima sinar matahari dengan baik.

Lokasi yang dekat dengan pohon ini harus di hindari. Ini karena akar pohon dapat menyebabkan kerusakan pada struktur. Daunnya juga bisa menyebabkan perubahan warna.

Dianjurkan untuk terbuka agar angin masuk secara alami.
Posisi utilitas seperti drainase, listrik, jalur pemipaan sangat penting.
Lansekap di dekat area kolam renang harus dilakukan dengan bimbingan profesional yang tepat.

Kolam tertutup memiliki banyak keuntungan jika dibandingkan dengan kolam terbuka. Jika kolam udara terbuka dapat digunakan selama 150 hari, kolam tertutup dapat digunakan untuk periode kenyamanan 365 hari.

Keuntungan dari kolam tertutup adalah:

  • Masalah pembekuan dan pencairan diminimalkan.
    Dinding dan pewarnaan lantai diminimalkan.
    Perubahan warna dinding karena daun mati dihindari.
    Kemungkinan mengembangkan kotoran yang terbawa udara dapat dihilangkan.
    Kerugian utama yang dihadapi dalam kolam tertutup adalah terjadinya kondensasi pada dinding kolam, langit-langit, dan jendela. Kondensasi ekstrem tergantung pada metode konstruksi dan ruang atap.

Jika anda membutuhkan informasi dan ingin berkonsultasi tentang pembuatan kolam renang, anda dapat menghubungi kami di link bawa ini :

WhatsApp CHAT!
free geoip